Komunitas kami tersebar hampir di seluruh wilayah kabupaten Sumba Barat Daya dan sebagian kecil di wilayah lain.  Sebagian besar pekerjaan komunitas dampingan adalah petani subsisten dengan tingkat pendidikan rendah, kesehatan buruk dan masih menggunakan sistem ekonomi tradisional non tunai.

Saat ini dan ke depan, kami akan fokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas (kaum difabel) dan kelompok rentan  lainnya (vulnerable group) yang mencakup orang miskin, perempuan, petani dan peternak, pengrajin, korban kekerasan dan pengucilan sosial, orang tua tunggal (single parent), dan anak-anak. Meski kelompok target bersifat kategorial dan spesifik, namun kami menggunakan pendekatan inklusi dan holistik dalam melakukan intervensi.

Awalnya program dilakukan tersebar dan kebanyakan dukungan bersifat fisik dan material, sehingga menjangkau belasan ribu warga. Saat ini pemerintah dan banyak pihak telah banyak berperan, sehingga YHS mengalihkan fokus pada pendampingan yang intensif dan berkelanjutan pada komunitas/desa tertentu sebagai model atau pilot project.